Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Dua Tewas dalam Bentrok Hamas dengan Salafi Gaza, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Dua Tewas dalam Bentrok Hamas dengan Salafi Gaza kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Dua Tewas dalam Bentrok Hamas dengan Salafi Gaza mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
| Pemimpin senior Hamas, Ismail Haniyeh, menyapa warga saat merayakan apa yang mereka sebut sebagai kemenangan atas Israel usai konflik delapan hari di Kota Gaza, Kamis. (REUTERS/Suhaib Salem) |
GAZA, LAMPUNGUPDATE.COM - Dalam peristiwa bentrok di Jalur Gaza dekat kantong Palestina di perbatasan Palestina-Mesir, seorang anggota pasukan keamanan Hamas dan seorang anggota Salafi Gaza yang berafiliasi kepada ISIS dan Alqaeda tewas.
Hamas yang menguasai Jalur Gaza telah meningkatkan patroli di wilayah perbatasan dengan tujuan mencegah pergerakan kelompok yang menyebut Salafi Gaza atau Jihadis Salafis itu yang berada di antara wilayah Gaza dan Semenanjung Sinai di mana ISIS tengah memerangi tentara Mesir.
"Seorang petugas keamanan menghentikan dua orang yang mendekati perbatasan. Salah satunya meledakkan diri dan tewas. Yang satunya lagi terluka," kata Kementerian Dalam Negeri Hamas, seperti dikutip Reuters, Kamis.
Kementerian juga mengatakan, beberapa petugas keamanan Hamas terluka yang salah satu di antaranya meninggal dunia akibat luka yang dideritanya. Sumber-sumber keamanan menyebutkan militan yang tewas akibat ledakan sendiri itu adalah anggota sebuah kelompok Salafi.
Salafi Gaza mendukung perang suci global yang didengungkan ISIS dan Alqaeda. Hamas yang menguasai Jalur Gaza pada 2007 dari pasukan yang setia kepada Presiden Palestina Mahmoud Abbas, tidak memberikan toleransi kepada gerakan Salafi yang banyak di antara anggota mereka yang ditahan dan digeledah rumahnya untuk mencari senjata yang mereka miliki. (*)
0 Response to "Dua Tewas dalam Bentrok Hamas dengan Salafi Gaza"
Post a Comment